Wednesday, April 13, 2016

Inventori Hotel di Cost Control Section

Metode inventory
Pengertian
Inventory atau inventarisasi  adalah suatu kegiatan mencatat jumlah atau saldo bahan / barang persediaan yang di simpan di dalam gudang.
Biasanya inventory di lakukan setiap akhir bulan secara periodik guna mengetahui persediaan barang
Menurut albert yang pada bukunya berjudul food & beverage controls untuk melakukan kontrol atau pengecekan persediaan barang baik makanan dan minuman adalah dengan jalan melakukan inventory secara rutin  atau periodikal. Menurutnya ada 3 cara melaksanakan inventori. Yaitu:
1. Metode fisik
Adalah pengecekan secara nyata yang dimana langsung mengecek persediaan ke gudang apa kekurangan yang di perlukan
2. Metode periodik
Adalah pengecekan yang di peroleh dari hasil pencatatan yang setiap di lakukannya transaksi pembelian dan transaksi pengeluaran .
3. Metode khusus
Adalah cara mengecek dari keseluruhan pencatatan atau mencocokkan transaksi pada masing-masing  kartu barang antara saldo akhir bagian pengendalian biaya dengan akhir saldo akhir di kartu barang di bagian gudang. Kemudian di hitung jumlah atau kenyataan barangnya
Kekurangan dan kelebihan barang
Kekurangan dan kelebihan barang di ketahui setelah akhir bulan inventori . Jika terjadi short/over setelah inventori maka bagian pengendalian biaya akan membuat sebuah laporan yang di tujukan kepada manajer akunting. Laporan.a di sebut short/over report sebagai proses verbal/ tindak lanjut atas kelalaian tugas gudang merawat dan menyimpan persediaan barang milik perusahaan.
Pelaksanaan inventori di lakukan secara teratur dan bagian gudang bekerjasana dengan bagian pengendalian biaya untuk membuat jadwal bawah setiap akhir bulan akan di lakukan inventory di setiap outlet akan di umumkan dan untuk masing-masing outlet akan diberitahuakam kapan penutupan inventory . Karena sebelum itu mereka bisa me request barang persediaan yang diperlukan. Hasil inventory di catat kedalam sebuah buku . Yang sering di kenal dengan istilah buku biru( storeroom inventory book )

 <script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- Artshopbali pusat oleh-oleh bali --> <ins class="adsbygoogle" style="display:inline-block;width:336px;height:280px" data-ad-client="ca-pub-1211250668231291" data-ad-slot="1860680164"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- Pernak-Pernik Lucu dari @mntyshop -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-1211250668231291"
     data-ad-slot="6709682160"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- Artshopbali pusat oleh-oleh bali -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-1211250668231291"
     data-ad-slot="1860680164"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
 

pengertian pengendalian biaya di hotel



Pengendalian Biaya Departement  F & B di Perhotelan
1.     Pengertian Pengendalian Biaya
Pengendalian biaya atau yang dikenal istilahnya “Cost Control” artinya adalah untuk mencatat, menghitung, mengevaluasi dan menganalisa semua transaksi pengeluaran/ pemasukan biaya yang sudah terjadi.
PENGERTIAN BIAYA
1.      Mulyadi (1993 :3) mengatakan bahwa system adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan.
2.      W.Gerald Cole dikutip oleh Zaki Baridwan (1998:3) menyatakan bahwa suatu kerangka dari prosedur yang saling berhubungan disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama perusahaan.
PENGERTIAN PENGENDALIAN INTERN
1.      Munawir (1995:229) menyatakan bahwa system pengendalian intern suatu perusahaan meliputi kebijakan dan prosedur yang ditetapkan untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa tujuan tertentu perusahaan tersebut akan tercapai
2.      Harnanto (1992:110) menyatakan bahwa suatu tipe pengawasan yang dirancang dan diintergrasikan kedalan system pembagian atau pendelegasian tugas, tanggung jawab, wewenang dalam organisasi perusahaan.
3.      Bambang Hartadi (1999:3) menyatakan bahwa system pengendalian intern meliputi struktur organisasi, semua metode dan ketentuan yang terkordinir yang dianut dalam perusahaan untuk melindungi harta kekayaan, memeriksa ketelitian da seberapa jauh data akuntansi dapat dipercaya, meningkatkan efiensi usaha dan mendorong ditaatinya kebijakan perusahaan yang telah ditetapkan.
4.      Joel G. Siegel (kutipan Kurdi 1994:245) menyatakan bahwa pengendalian intern adalah rencana organisasi dalam semua metode serta pengukuran yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk memantau aktiva, mencegah penipuan, mengurangi kesalahan, menguji kebenaran dan keandalan data akuntansi.
Disimpulkan bahwa betapa pentingnya suatu pengawasan atau pengendalian intern yang ada pada suatu perusahaan, yang sudah barang tentu tujuan utama untuk menjaga asset atau harta milik perusahaan , sehingga kelangsunggan perushaan bisa seimbang.
PENGERTIAN HARGA POKOK MAKANAN  di kemukakan oleh Michael Kasavana dan smith (1982) dan oleh Douglas C. (1997)

2.  Fungsi Pengendalian Biaya
Fungsi utamanya dalah mencatat transaksi biaya berdasarkan pada store requisition, menghitung biaya, membuat laporan untuk harga pokok baku dari suatu barang yang dijual pada perusahaan tersebut, dan yang akhirnya sampai pada tutup laporan di akhir bulannya.